“Hujan (yang) Menumbuhkan”
Hujan penuh dengan keberkahan
Hari Jumat pun penuh dengan
keberkahan
Pas sekali.. Sudah hujan, di hari
Jum’at pula..
Mantap jiwa untuk memanjatkan
bertubi-tubi doa..
Mumpung ada waktu yang mustajab
nih..
Meneladani hujan..
Jadilah seperti hujan..
Hujan yang selalu dinanti..
Oleh insan, tumbuhan juga hewani..
Jadilah hujan yang menumbuhkan..
Hujan yang menumbuhkan benih-benih terserak
di atas tanah
Hujan yang menumbuhkan pohon yang
kecil menjadi tumbuh dan berkembang menjadi pohon yang lebih besar..
Hujan yang menumbuhkan pohon yang
besar menjadi tumbuh dan berbuah ranum lagi lebat...
Jadilah hujan, hujan yang
bermanfaat..
Yang selalu dinanti oleh
hewan-hewan mungil di bawah tanah sana..
Yang selalu dinanti oleh cacing-cacing
yang menggeliat..
Jangan lupa berdo’a yaa saat hujan
turun...
---------------------------------------------------------------------
Berdo’a Ketika Turun Hujan:
إِنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا رَأَى الْمَطَرَ قَالَ اللَّهُمَّ صَيِّباً نَافِعاً
“Nabi shallallahu ’alaihi wa
sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma
shoyyiban nafi’an” [Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang
bermanfaat]”. (HR. Bukhari no. 1032)
Ibnu
Baththol mengatakan, ”Hadits ini berisi anjuran untuk berdo’a ketika turun
hujan agar kebaikan dan keberkahan semakin bertambah, begitu pula semakin
banyak kemanfaatan.” (Syarh Al Bukhari, Ibnu Baththol, 5: 18, Asy
Syamilah)





